Kamis, 03 April 2014

Saya Pilih PKS ^^

April 03, 2014 0 Comments


Dulu…saya gak suka yang namanya politik. Karna dalam fikiran saya sudah ter-mindset politik itu kotor, politik itu ngeri, politik itu… banyak deh definisi yang negatif. Tapi setelah beberapa waktu silam, saya baca-baca, saya tanya-tanya, dan saat saya masuk ke dalam tandzim kampus, baru deh memahami artinya politik secara luas. Bahwa politik itu selalu ada di setiap kehidupan sehari-hari kita, dan politik tidak akan pernah terlepas dari kehidupan kita, termasuk bernegosiasi dalam hal apapun. Banyak sekali definisi siyasi. Dan sekarang adalah H-6 menuju Pemilu untuk memilih calon legislatif. Jadi nanti saat di TPS itu, kita mencoblos 4 kertas besar yang isinya memilih caleg DPR-RI yang berwarna kuning, caleg DPRD Kabupaten yang berwarna hijau, caleg DPRD Provinsi yang berwarna biru dan caleg DPD-RI yang berwarna merah (yang tidak ada lambang ataupun nomor urut partai, hanya ada foto dan nama caleg). H-3 mendekati masa tenang yang jatuh pada tanggal 6-8 April 2014, Ya Allah… :). Dari beberapa minggu kemarin melakukan direct marketing door to door, hari ini yang paling berdebar-debar. Setelah saya mengikuti beberapa rangkaian agenda, baru ‘ngeh’ dan baru merasakan karakter masyarakat luas, sangat jauh berbeda dari masyarakat kampus. Dan jadi tahu beberapa pandangan masyarakat terhadap PKS. Masya Allah…macam-macam ternyata, dari mulai yang sangat ramaaaaah sekali sampai pernah ditolak mentah-mentah, dan juga sampai ngobrol 1 jam hanya di satu rumah saja dengan Bapak-bapak yang memang intelek, Oh My God itu membuat pikiran saya juga terbuka *pengalaman tidak terlupakan :) Dan itu dilakukan sendiri menyebar ke rumah-rumah penduduk pelosok. Bahaya memang kalau tidak update informasi baik dari dalam internal maupun eksternal. AYTKTM lah pokona mah ^^. H-3 terakhir kampanye tinggal beberapa amunisi saja yang tersisa… yang membuat beda adalah jaring aspirasi emas dari PKS untuk masyarakat… :)


Nah, mumpung belum hari terakhir kampanye, saya mau memanfaatkan blog ini untuk berkampanye :)
Jangan lupa yak ! Tanggal 09 April 2014 datang ke TPS masing-masing untuk memilih anggota legislatif. Untuk nomor urut partai, pilih NO. 3, PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS).  Untuk DPD-RI pilih NO.30, beliau adalah Drs. H. Suharna Surapranata, MT.
Beliau adalah Pembina Yayasan Bina Nurul Fikri (PPSDMS NF), Pembina MITI (Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia), Ketua MPP PKS (2005-2009), Menristek (2009-2011), Peneliti di BATAN (1983-1990), dan masih banyak riwayat pekerjaan ataupun organisasi lainnya.
Untuk Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil X (yang mencakup wilayah Kab.Cirebon, Kab.Indramayu, Kota Cirebon), pilih Drs. H. Anwar Yasin :)

 
Dan Untuk Caleg DPRD Kab. Cirebon Dapil I (mencakup wilayah Kedawung, Talun, Tengahtani, Gunungjati, Suranenggala, dan Panguragan), pilih Ibu Nova Fikrotushofiyah, Lc. 
 
Beliau mengenyam pendidikan MTs-MA di pondok pesantren Husnul Khotimah, melanjutkan studinya ke Universitas tertua di dunia, Universitas Al Azhar. Jiwa leadership-nya benar-benar terasah, semenjak nyantri, beliau di percaya sebagai Ketua Kepanduan Putri HK (2003-2002)dan semasa kuliah di Mesir, ia pun dipercaya menjadi Wakil Ketua Organisasi Induk Mahasiswi, WIHDAH PPMI.kembalinya dari perantauan, ia kembali mengabdi pada masyarakat dan mengamalkan ilmunya dengan mengisi pengajian rutin pekanan untuk kalangan remaja dan ibu-ibu masyarakat desa.
Mengutip perkataannya Ustd. Anis Matta "Memimpin Indonesia hanya akan berhasil jika mau menjadi Otaknya Indonesia, Hatinya Indonesia dan Tulang Punggungnya Indonesia".

Dulu, saat pemilu 1999 ada 48 parpol, 3 besar diantaranya adalah PDI, Golkar dan PPP. Tahun 2004 ada 24 parpol, 3 besar adalah PDI, Golkar dan PKB. Tahun 2009 ada 38 parpol, 3 besar nya adalah Demokrat, PDI dan Golkar. Nah, siapakah 3 besar di tahun 2014? PKS optimis menjadi nomor 1 :). Banyak yang mencibir, menghina, menyiyir atau lainnya tapi PKS tetap bekerja untuk Indonesia. PKS memang belum mempunyai TV, PKS memang belum mempunyai radio, tapi PKS optimis akan menang. Bismillah PKS nomer 3 ! berdebar-debar jadina ieu teh :). Satu yang menjadi catatan penting untuk seluruh penduduk Indonesia adalah "JANGAN GOLPUT, PLEASE... !!" Analisanya kalau golput itu akan dimenangkan oleh yang ber-'do it', kan ngeriii :(. Sebenarnya siapapun calegnya, dalam PKS semua itu sama. Jadi kudu milihnya, kosong tiga dan tiga kosong :D


Rabu, 02 April 2014

Good Imitator

April 02, 2014 0 Comments
Bismillahirrahmaanirrahiim...
Sudah 4 bulan ternyata tidak menulis di tempat kesayangan ini. Sekarang gatal rasanya jemari yang lentik ini tidak ketak-ketik di keyboard. Dan agaknya ini adalah hobby yang akhir-akhir ini sering ditinggalkan. Bagaimana tidak, terlalu lelah dalam bekerja terkadang membuat istirahat menjadi prioritas utama ketimbang membuka jaringan internetan untuk sekedar menulis daily report :p

Banyaaaaaaak sekali sebenarnya yang ingin dituliskan, terkait pilpres, negeri para nabi, dunia kampus mengampus, terlebih anak-anakku sayang yang menjadi amanah besar saat ini. Subhanallah deh mereka itu, sesuatu yang tidak bisa tergantikan oleh apapun. Ibarat sebuah berlian yang mau kita bentuk menjadi apapun bisa dilakukan supaya menjadi sebuah karya yang cantik, menawan dan mahal. Asalkan kita ikhlas dalam mendidik, punya visi yang jelas mencetak sebuah peradaban, juga pastinya kesabaran yang selalu membersamai. Tidak mudah untuk membentuk berlian yang cantik itu. Butuh proses yang cukup panjang... pun dengan ketelatenan yang harus kita terapkan dalam diri kita sebagai seorang pendidik. Masya Allah, untuk sekedar mengingatkan "makan menggunakan tangan kanan" saja butuh beberapa kali peringatan (jika dari rumahnya tidak dibiasakan cara makan dengan baik). Benar yang orang-orang bilang bahwa usia 2-4 tahun adalah Golden Age, dan saya percaya itu. Memori mereka itu sangat banyak bahkan melebihi kita sebagai orang dewasa. Saya juga sangat sepakat bahwa mereka adalah Good Imitator. Karna nyatanya benar dalam kehidupan nyata itu bahwa mereka akan meniru siapapun yang mereka lihat. Sangat disayangkan jika usia-usia seperti mereka dibekali ilmu yang tidak menghantarkan mereka untuk mengenal Rabb nya. Adalah dosa kita sebagai pendidik dalam hal ini guru dan orangtua jika tidak mengenalkan mereka untuk mengenal Rabb nya, mengenal Rasul nya, mengenal pedoman hidup nya. Teringat surat Lukman, bagaimana Allah menerangkan kepada kita tentang mendidik anak. Bahwa hal pertama yang harus kita ajarkan pada anak-anak kita adalah tentang akidah kemudian akhlak...


*to be continued

Kamis, 27 Maret 2014

Maret 27, 2014 0 Comments
-Pada suatu fajar di hari ke 26 bulan Maret 2014-

Langkah kakinya bergerak menuju pemberhentian kereta di salah satu sudut Kota Udang. Langkahnya cepat, matanya melihat sekeliling dan dalam hatinya berkata "Alhamdulillah bisa berjumpa dengan kereta lagi :)". Dengan sigap gadis itu segera memasuki pintu masuk, karena nyatanya kereta Kutojaya Utara akan segera berangkat 5 menit lagi. Melanjutkan langkah ke jalur 7, lantas segera memasuki gerbong 7 dan duduk pada kursi bernomor seri 15 E. Gadis itu kemudian bisa bernafas lega, sebab jika tidak cepat datang, ia hampir saja tertinggal kereta [lagi]. Dan ternyata di deretan kursi bernomor seri itu, ia hanya seorang diri. Sepi, hanya ada beberapa penumpang saja yang berada di gerbong itu. Satu keluarga yang membawa anak-anaknya, seorang bapak yang berada di kursi seberang dan entahlah beberapa penumpang di gerbong 7 bagian depan yang terlihat samar. Biasanya, saat padat oleh penumpang, ia sesekali berbincang-bincang dengan penumpang sebelahnya, atau sekedar "say hi" sembari tersenyum pada penumpang yang lain. Tapi tidak untuk kali ini. Ia memilih diam, duduk tepat samping jendela (karna posisi ini adalah posisi yang paling disukainya ketika bepergian, duduk dekat jendela), dan memandang jalanan yang dilaluinya. 

Tepat 08.45 Kutojaya Utara bergerak menuju selatan. Lambat...namun pasti bergerak maju. Jurusan Senen-Kutoarjo telah menjadi pilihannya untuk singgah di Kota Satria. Kota Satria adalah kota sejuta kenangan sekaligus kota pembelajaran hidup, gumamnya dalam hati. Sembari mendengarkan murottal dari hp seri nya, sesekali ia murojaah lantunan ayat-ayat indah itu, dan ia merasa terbata-bata mengeja karna sudah terlalu lama tidak mengulangnya. Sekilas ia memandangi seorang bapak setengah baya yang telah tertidur pulas di kursi seberang. Bapak itu terlihat lesu, dan nampak guratan sedih dalam kerutan wajahnya (pikir gadis manis itu). Lantas ia kembali memandang ke arah jendela. Dan apakah yang ia lihat? Terbentang hamparan sawah padi menguning, pertanda tibanya masa panen. Juga bukit yang menjulang tinggi hampir menyerupai gunung. Ia sangat bahagia melihatnya. Sempat mengabadikannya beberapa potret lewat ponselnya. Matanya terus memandang hamparan sawah menguning itu dan senyum mengembang nampak pada wajah bulatnya. Pikirannya menerawang pada beberapa episode lalu. Kalaulah ada mesin waktu, ia sangat ingin kembali pada 2 tahun silam. Saat ia pertama kali membulatkan tekadnya untuk segera menyelesaikan studi Strata 1 nya. Dan rezki memang sungguh tidak akan tertukar, tetiba saja dosen yang tampan dan juga baik hati menawari sebuah proyek tentang metode System of Rice Intensification pada penanaman padi dengan rekayasa pemberian airnya.

Terlampau kagum pada beliau, hingga ia tidak banyak pertimbangan untuk mengiyakan proyek itu yang ternyata penuh dengan resiko. Oh My God... perjuangannya menanam padi tidak akan pernah dilupakan, dan dengan hal itu ia jadi sadar bahwa jasa para petani itu sungguh luar biasa, sungguh luar biasa baginya. Sampai-sampai, ia kadang memarahi anggota keluarganya yang tidak membabat habis nasi yang masih tersisa di piring makannya. Ia terus mengomel, ditambah karakternya yang memang cerewet. Ia bilang pada adik-adiknya kalau menanam padi itu susah, kalau menanam padi itu bukan dilakukan oleh sembarang orang, kalau menanam padi itu ibarat merawat anak dengan penuh kasih sayang hingga anak tumbuh menjadi seorang dewasa yang kokoh, dan itu semua tidak gampang de, katanya. Kemudian ia berpesan pada adik-adiknya "Hargailah kerja keras para petani". Dan jadi teringat misi gadis itu untuk segera menyelesaikan Strata 1 nya. Hanya satu alasan. Karna ia ingin segera menikah pada usianya yang baru menginjak 20 tahun. Tapi nyatanya Allah berkehendak lain. Akhirnya, saat itu juga ia memutuskan untuk melupakan semuanya. Selama prosesnya hingga saat ini, sungguh gadis itu mengalami jatuh bangunnya untuk move on. Kerja keras dan doa yang mengiringi setiap langkahnya untuk move on. Hingga ia pasrah menyerahkan semuanya pada Pemilik Hati, lillah.

Kereta terus menyusuri sepanjang jalan brebes, tegal dan bumi ayu. Pandangannya kembali pada latar di sisi jendela kereta. Dan kali ini ia melihat sebuah pemandangan yang sebenarnya sama seperti biasa, tetapi tidak untuk kali ini. Ia merasa berbeda. Karna sebenarnya, beda perjalanan kali ini ke Kota Satria adalah membawa cukup banyak misi, menjemput rezki, menjalin silaturahim, menghadiri undangan, jalan-jalan dan mungkin menjemput jodoh (jodoh siapa?entahlah) *dalam hatinya bingung :D. Hingga tepat 10.42 Kutojaya bergerak lambat menuju jalur 2 di Stasiun Purwokerto. Dan taraaaaaa "Aku sudah berada di Kota Satria" (ia tersenyum manis memandang sekitar :)).

*to be continued...

Selasa, 11 Maret 2014

Maret 11, 2014 0 Comments
Ketika kau merasa sendiri, bahkan di tengah keramaian pun kau merasa sendiri, maka sadarlah bahwa Allah selalu menemanimu, bahwa Allah selalu ada untukmu, bahwa Allah tidak pernah meninggalkanmu sedetik pun. La tahzan, fasbhir shobron jamiilaa... Allah is my everything... Allah is my everything... :*

Rabu, 05 Maret 2014

Maret 05, 2014 0 Comments
Hari ini, wajah merasa cerah, sumringah, dan belajar ikhlas dari adik-adik tersayang :* Membiarkan hujan yang datang di tengah kota, lalu membasahi seluruh tubuh, dengan ikhlas menerima basuhan air pada wajah dan telapak tangan, kemudian refleks menengadah  ke langit untuk berbisik meminta padaNya dan berharap ada pelangi setelah hujan datang :)

Senin, 03 Maret 2014

Lupa Arti Sabar

Maret 03, 2014 0 Comments
Setiap saya menulis tentang kesabaran, setiap itu pula Allah menguji saya tentang kesabaran. Dan baru menyadari kalau itu tidak hanya sekali saja, tapi sudah terjadi beberapa kali. Apakah Allah ingin mengajarkan saya betapa berharganya makna sabar itu hingga saya menemukan dermaga yang tepat untuk pemberhentian? Bagaimana jika ternyata dermaga itu bukan menjadi keinginan? saya adalah pelupa, saya lupa al baqarah 216, tepatnya saya melupakannya :(. Pun ketika ada sebuah gundukan yang tertahan di kerongkonan ini saat meminta, saat berdo'a, rasanya sulit untuk tidak mengeluarkannya, rasanya sulit untuk menahannya, itulah mengapa mengalirnya air bening menjadi jalan merendahkan hati saat meminta padaMu :'(. Apa arti sabar itu Allah? tiba-tiba saya menjadi pelupa. Kadang jenuh menghampiri, lantas bagaimana? ternyata saya juga melupakan al imran 139. Saya jadi teringat sebuah kalimat, "Janganlah berputus asa dari rahmat Allah", dan sungguh hanya Allah yang mampu memberi pertolongan, hasbiyallah...hasbiyallah. Saya adalah pelupa, saya juga lupa kalimat baik ini "...fasbhir shobron jamiilaa...". Ya Rabb... sungguh tidak bisa menebak teka-teka yang Kau berikan dalam hidup ini, sama sekali tidak bisa.

Kemudian saya bertanya, apakah saya memang berbakat menjadi pendidik? sehingga yang mau menerima saya dari seluruh tahap hanya pos pendidikan? ataukah memang agar saya mengisi waktu luang, menyibukkan diri dengan terus belajar mendidik? ataukah rizki saya memang di sana? ataukah jodoh saya juga di sana (?) entahlah. Ini adalah salah satu ujian dalam bentuk sebuah kesabaran, kesabaran menemukan dermaga yang baik. Bukankah ujian ini juga salah satu tahap meningkatkan derajat seseorang di hadapan Allah? Lantas mengapa kamu tidak bersabar Nurul? La yukallifullahu nafsan illa wus'aha, bukankah Allah juga tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya? Lantas mengapa kamu mengeluh dengan ini Nurul? bersabarlah... Layaknya kisah Nabi Ayyub as saat tertimpa ujian yaitu ulat yang menggerogoti kulitnya, bersabar tanpa berbatas. Bahkan header yang menjadi title blogmu saja berjudul "Isbhir" Nurul, jadi bersabarlah sholihah ! *beneran, tiba-tiba menjadi lupa arti sabar >.< pengen nangis :'(

Sabtu, 01 Maret 2014

...

Maret 01, 2014 0 Comments
"Sayang, trimakasih ya. Kamu udah buka mata aku"
"Sama-sama sayang..." (dan aku terbelak: jadiiii selama ini kamu merem terus boy?toeng-toeng deh)

"Aku udah dapet SIM dari orang tua kamu"
"SIM apa sih sayang? aku ga ngerti?"
"SIM (Surat Izin Mencintaimu) sayang.."
wanita itu tersipu malu, dan kemudian aku menggerutu, "Ya kali Surat Ijin Menikah mah langsung capcus, hadeuh"

Haha dassar ftv. Bukan ftv namanya kalau ga lebay, bukan ftv namanya kalau bukan genre cinta, bukan ftv namanya kalau ga ada adegan ketabrak, akhirnya kenalan, dan bla bla bla, bukan ftv kayaknya kalau ga ada adegan ngambil buku yang sama di rak buku, bukan ftv namanya kalau gak bertemu dengan sesorang yang baru kenal dan terus mau langsung diajak jalan sambil ketawa ketiwi. Emang ada ya di dunia nyata dengan adegan kesenggol bahunya doang, lalu si wanita mengerang kesakitan dan terima gitu aja dielus-elus gitu sama yg nabrak? aku mah ogah keles, mending menahan sakitnya sendiri lalu berlalu deh hahaha, emang alay ya :D. Kayaknya saya belum pernah liat ftv dengan genre nonromance. Apalagi sekarang sehari itu sampe 2 kali tayang. Dicekokin mulu sama yang begituan. Berabe aja sih kalau anak-anak yang liatnya keseringan, risih juga rasanya kalau terus-terusan ada.

Akhir-akhir ini memang sering liat tipi, tapi tuh yaaa acaranya gitu-gitu aja, beritanya pembunuhan pencurian, pelecehan seksual dsb, moralnya astagfirullahal'adziim. Ditambah menjelang pemilu... (kalau yang ini, jauhkan dari buta politik deh, walaupun bukan ahli dibidang yang satu ini, yo minimalnya taulah yg terjadi sekarang-sekarang), tapi kadang ada 'media' itu memutar balikkan fakta atau bahkan mengadu domba, jadi males juga nyimak nya, banyak rekayasanya. Gosip...nah ini juga nih, kenapa coba banyak banget judul acara tv yang menayangkan ini. Bayangkan, sehari itu bisa sampe 3 kali (udah kayak makan obat aja -_-), dan itu baru di satu stasiun tv, dan di indonesia ada berapa stasiun tv coba? akan ada banyak terjadi pemohongan publik (bisa terjadi jika memang tidak benar),  ghibahnya masya Allah. Kayaknya yang bener itu cuma jadwal waktu sholat aja kali yaa -_- Jadi solusinya? yo rausah deleng tipi lah. Mending kayak abah denger radio RRI Cirebon yang beritanya tentang prestasi-prestasi membanggakan anak bangsa. Abah..I love you forever deh ;). Pancen, rausah deleng tipi nek kaya kui mah :p. Dan lagi sekarang adalah hari sabtu, hari pertama di bulan maret. Ya Allah udah nyampe bulan maret aja... cepet banget yang namanya waktu, udah kayak aliran kran yang bocor, ga henti-hentinya ngalirin air. Ah sudahlah, bagaimana pun keadaan hati, perasaan dan pikiran saat ini, toh waktu terus berjalan, tanpa kenal yang namanya berhenti, dan lantas kamu mau bilang ke waktu, Nurul? bilang... "Waktu, please..berhenti bentar dong, aku cape, aku jenuh, aku letih, aku mau istirahat, aku mau refreshing." Mau bilang gitu? silakan...tapi dia tetap gak peduli dengan pintamu itu Nurul ! sungguh tega bukan? Iyalah, kamunya aja tega menyia-nyiakan dia, masa waktu ga bisa berbuat itu ke kamu? *spechlees deh -_-. Sudah senja, semburat sinarnya menyilaukan mata. Mending capcus merefreshkan diri bareng adik-adik bandel yang mba nunu sayang, berlalu membiarkan mamah bapa yang lagi jalan-jalan berpacaran *asiiiik nostalgia ya mah, pak? :*

Senin, 24 Februari 2014

Februari 24, 2014 0 Comments
Lieur, lieur sareng lieur...
Hoyong pisan jalan-jalan yeuh, ka pantai, ka gunung, kaluar kota ge teu nanaon, ah kamana wae lah pokona, nu penting jalan-jalan, lieur di dieu -_-

niat banget ya sampe nyari gambar, saking apanya coba? -_-

Sabtu, 22 Februari 2014

Pengeksplor rasa, Pelipur lara dan Penambah Suka

Februari 22, 2014 0 Comments
-Sabtu, 20 Februari 2010-

Entri tulisan yang 'alay', saat pertama kalinya dulu buat blog dari hp nokia 2330 classic. Teringat jelas, saat itu malam larut, kebetulan lagi gratisan internetan dari hp, akhirnya searching sesuatu dan buatlah blog dari domain blogspot (entah kenapa dari sekian domain blog, ex wordpress, blogdetik, atau sekarang yang lagi banyak dipakai 'tumblr' dengan segala fasilitasnya yang memang lebih keren, ternyata blogspot tetap menjadi pilihan, dan tidak mau diganti, walaupun nama alamat blognya agak begimana gitu yaa, saya akan tetap setia di blogspot sepertinya :D).

Oh My God... sudah 4 tahun. Ini adalah usianya yang ke 4 berada di dunia maya, dan menjadi bagian saksi dari lika-liku perjuangan kehidupan di bumi fana ini. My blog....semoga berkah usiamu, semakin bermanfaat dengan kehadiranmu, ya walaupun terkadang isinya alay, geje, galau, curcol, beberapa tips, hikmah kehidupan, bahagia bahkan sedih, atau pernak-pernik perasaan lainnya, whatever lah ya...  saya menikmati itu, menikmati jari jemari yang lentik ini menekan -tak tik tuk- keyboard, saya menikmatinya. Tulisan-tulisan ini mengalir dengan sendirinya seperti senada dengan yang ada di hati dan pikiran (ga ding, kadang juga ga sinkron antara hati dan pikiran :p). Tapi tetap terus mengalir tulisan itu walaupun sedang terjadi ketidak'sinkron'an antara mereka berdua. Apalagi kalau lagi mood nya bagus banget untuk nulis (sinkron gitu maksudnya, sesuai dengan hati, pikiran, bahkan kondisi yang sedang dialami), bisa anteng 2-3 jam berada di layar hanya untuk terus menulis. Juga bisa ikut terbawa perasaan pada apa yang lagi diketiknya, misal nangis, tertawa sendiri, tersenyum-senyum bahagia, tersenyum sinis, cemberut, kesal, marah, menyesal, berjuang, semua punya icon raut wajah masing-masing. Dan lagi saya katakan, saya menikmatinya. Menulis itu memang pengeksplor segala rasa (bagi saya).

Ternyata saya punya ketertarikan tulis menulis itu dari kelas 3 SD, saat saya menulis surat untuk Abah Ibu alias kakek nenek (saat ada tugas bahasa indonesia). Kemudian berlanjut pada tugas (bahasa indonesia) lagi untuk menuliskan jadwal kegiatan sehari-hari selama seminggu. Tidak tau kenapa, senang saja rasanya menuliskan kegiatan sehari-hari kita pada sebuah buku tugas. Akhirnya saya berlanjut menulis jawal aktivitas sehari-hari saya ke depannya, lalu ditambah dengan pelajaran bahasa indonesia lagi tentang diary. Diary adalah sebuah buku yang isinya menceritakan semua kejadian, semua pernak pernik perasaan, semua cita dan cinta and all about something, semuanya bisa kita tulis di buku yang bernama 'diary'. Dan menulis diary itu berlanjut hingga sekarang, tapi memang tidak serutin dahulu saat masih bocil :). Ah iya, juga kertas binder. Kertas yang isinya biodata temen-temen sekelas kita. Dari kertas binder itu juga saya terpanggil untuk menulis. Belum afdol rasanya kalau tuh binder yang backgroundnya keren-keren belum diisi biodata temen-temen SD kita. Dari mulai nama, napang (nama panggilan), makfav minfav (makanan dan minuman favorit), bahkan nama pacar tercantum dalam biodata temen-temen SD dulu.

Nah ini nih, kenapa menulis itu bisa menjadi pelipur lara. Jika suatu saat kita berada dalam kondisi kesal atau bersedih hati, coba bukalah buku-buku jadul (setelah al qur'an pastinya dong yaa :)), bukalah lember demi lembar isi tulisannya, pasti akan tersenyum-senyum sendiri melihat tulisan-tulisan kita yang jadul itu. Seperti contohnya biodata temen-temen tadi , coba liat lagi, dengan PD nya misalkan kita menulis nama seseorang menjadi pacar kita dalam daftar biodata kita. Kalau bahasa dewasanya mah "Masa iya kita nyantumin nama ssomeone dalam curriculum vitae  melamar pekerjaan?" hahaha, dasar bocil dengan cimon nya, kenapa juga cimon (cinta monyet) ya?padahal jelas-jelas kita sukanya dengan manusia :D. Akan ada raut wajah tertawa, akan ada raut wajah tersenyum, dan juga akan ada raut bertanya-tanya "Kenapa juga ya dulu saya seperti itu?", akan ada banyak raut yang muncul ketika kita membuka catatan-catatan lama. Dan sungguh, itu akan tetap dikenang sampai kapanpun.

Saya memang termasuk orang moodian dalam hal-hal tertentu, semangat saya pun mengalami saat-saatnya berada di gunung, dan saat-saat tertentu berada  di lembah yang hampir tidak bisa terselamatkan. Tapi Allah masih sayang sama saya...hingga saat saya tidak bersemangat menapaki roda kehidupan, Allah membangkitkan semangat saya lagi lewat orang-orang di sekitar saya, orang-orang yang penuh inspirasi dengan karyanya, dengan tulus cintanya, dan juga dengan motivasinya. Orang tua saya, kakak adik-adik saya, keluarga besar, kakak ipar dan keluarganya dengan kesederhanaannya, saudara-saudara, juga sahabat-sahabat terbaik saya yang memberikan semangat itu kembali. Mungkin saja kalian tidak sadar akan hal yang telah kalian berikan untuk saya, walaupun hal itu kecil, tetapi penuh hikmah dan pelajaran yang baik, itu akan sanagt berharga buat saya. Saya sayang kalian semua, orang-orang yang pernah kenal dengan saya, sungguh sayang kalian :). Seperti mengalirnya tulisan ini (yang tidak saya rencanakan akan mengungkapkan hal ini), rasa sayang itu mengalir apa adanya untuk kalian seiring berjalannya waktu, dan ini sudah berputar pada usia 22 tahun, 55 bulan dan 19 hari. Terimakasih atas segala kebaikannya untuk saya... semoga Allah membalas lebih untuk kalian. Menyelesaikan entri tulisan ini adalah ending point ketiga pada judul, itulah kenapa menulis itu merupakan penambah suka (bagi saya), penambah suka 'berbagi' cerita kehidupan semesta.

Kamis, 13 Februari 2014

Petuah Pernikahan

Februari 13, 2014 0 Comments
Pernikahan itu bukan hanya menyatukan dua hati, tetapi dua keluarga.
Pernikahan itu menambah kebaikan-kebaikan dan semakin melejitkan potensi kedua insan... dan maaaaasih banyak petuah tentang pernikahan lainnya.

Nah, ini ada beberapa nasihat pernikahan dari Ustadz Felix Siauw, baca baik-baik yaa  :)
01. pernikahan itu ibadah yang paling lama kita jalani | karenanya ia setengah dari agama yang kita yakini
02. tersebab pernikahan adalah ibadah yang terlama | maka ia harus dipersiapkan dengan sebaiknya
03. kecukupan pernikahan tidak pernah disyaratkan pada materi | namun lebih kepada keimanan serta pada kedewasaan emosi
04. nafkah tidak pernah jadi syarat bolehnya menikah | hanya saja yang sudah menikah wajib memberi nafkah
05. jadi apa yang menentukan lelaki siap atau tidaknya menikah? | kapan kita mengetahui nikah itu akan jadi ibadah?
06. bagi lelaki arti kata "mampu" adalah bila dia dapat meyakinkan | baik meyakinkan dirinya dan meyakinkan calon istrinya
07. bagi lelaki arti kata "mampu" adalah bila dia dapat meyakinkan | baik meyakinkan walinya dan meyakinkan wali calon istrinya
08. meyakinkan diri sendiri untuk menikah bisa didapatkan | bila dia memahami betul apa tujuannya menikah
09. tujuan menikah itu memuliakan sunnah, sesuai fitrah penciptaan | membentuk keluarga ibadah, dan mendidik anak-anak
10. tujuan menikah itu membentuk keluarga agar jadi pengemban dakwah | untuk melanjutkan perjuangan dan menyeru manusia menyembah Allah
11. saat seorang lelaki mengerti arti "lillah" | maka dia pasti yakin untuk menikah
12. sedang meyakinkan calon istri yang salihah | hanya bisa dilakukan oleh lelaki salih
13. maka lelaki salih sibuk memantaskan diri untuk mengetahui | hak dan kewajibannya sebagai seorang suami dan ayah
14. lelaki salih akan belajar menguatkan aqidahnya | karena dia tahu dia akan jadi tumpuan
15. dia akan mengetahui tentang halal-haram syariatnya | karena dia memimpin dan dijadikan tempat bertanya
16. dia akan belajar jadi teladan dalam Islam dengan berdakwah | karena dia berada di depan dan jadi panutan keluarganya
17. lelaki salih mengeraskan tangannya dalam bekerja | saat bersama istri dia melembutkan untuk menyayangi
18. lantang suaranya dalam berdakwah | namun santun dalam menasihati
19. sedang meyakinkan walinya sendiri | itu datang dari penguasaan emosi
20. tenang saat diterpa masalah dan bersegera dalam mencari jalan keluar | berpikir untuk masa depan bukan hanya saat ini
21. bertanggungjawab atas dirinya dan apa yang dipimpinnya | diam dan berbicara pada saat yang tepat dan benar
22. tidak lekas amarah dan mudah memaafkan saat yang lain salah | diam saat amarah dan mendahulukan meminta maaf saat salah
23. bukan menyalahkan tapi menuntun | bukan menghina tapi membimbing
24. adapun meyakinkan wali calon istrinya? | itu mudah bila lelaki bisa menggantikan fungsu ayah calon istrinya
25. berilah dia makan sebagaimana ayahnya memberinya | berilah dia kasih sayang sebagaimana ayahnya mengasihinya
26. bermainlah dengannya dan bercandalah dengannya | layaknya ayahnya menjaga dan melindungi putrinya
27. ajari, pimpin dan tuntun ia ke surganya Allah | halangi, kawal dia dari murka Allah | sebagaimana ayahnya telah melakukannya
28. lindungi dia dan berilah dia kenyamanan disisimu | sebagaimana ayahnya telah memeluk dan melindingi
29. dan ingat baik baik, bila tidak ada iman maka semua takkan ada artinya | karena keyakinan yang benar itu semua dari keimanan
30. bila iman yang benar sudah di dalam dada maka menikahlah | maka Allah pasti akan membantu hamba-Nya yang menikah karena-Nya
31. bila belum bisa memenuhi dan meyakinkan kesemuanya | maka berpuasalah dan pantaskan dirimu dengan kebaikan
32. jangan memaksa cinta dengan hubungan yang tak pantas | yang akan ada hanya maksiat dan perbuatan dosa nan tercela
33. dan maksiat takkan pernah jadi jalan untuk memampukan diri | yang ada hanyalah kehancuran dan musibah yang kelak disesali
34. #CintaMulia hanya ada bila diawali dengan taat | #CintaMulia akan ada bila kita berani akhiri maksiat

Jazakallah ustadz, pagi-pagi udah baca kayak ginian itu rasanya sesuatu haha :D. Bagi semuanya, yang juga sedang mencari pasangan tulang rusuknya, semoga Allah memudahkan prosesnya ya, didekatkan dengan jodohnya, dan berbuat kebaikanlah dimanapun kaki dipijakkan :)

Jumat, 07 Februari 2014

Rindu

Februari 07, 2014 0 Comments

Malu untuk mengungkapkan dan juga belum bisa menggambarkan secara eksplisit rasa rindu ini, rindu dengan wajah teduhnya, dengan senyum manisnya dan dengan pelukan hangatnya. Bahkan hingga larut malam ini, tetiba saja rindu kalian teh, rindu kalian :'(. Bagaimanapun... bagi aku, kalian adalah 2 orang dari sekian orang yang menginspirasi hidup aku. Semoga Allah senantiasa memeluk erat mimpi-mimpi kalian, semoga Allah senantiasa memeluk erat hati kalian berdua, dan semoga istiqomah selalu membersamai langkah kalian. Dan balasan short message nya di larut malam ini buat jleb banget, bahwa "Kita hanya sedang mendebukan kaki sesaat..sebelum Pemiliknya mengambil kembali". Ya Allah teh... mengingatkan aku akan kematian. Benar yang dikatakan bahwa yang paling dekat adalah kematian, bukan yang lain. Sayang kalian...sayang kalian karna Allah,*peluk erat dengan bisikan do'a-do'a terbaik untuk orang-orang yang telah menginspirasi.

-Dear Refa dan Chatrin-

Sang Penakluk Konstantinopel

Februari 07, 2014 0 Comments
Ceritanya kemarin menonton lagi sebuah film yang saya copy dari hard disk pak Afik, salah satu dosen favorit :). Film yang membuat penontonnya merinding dan menangis karena melihatnya. Film itu adalah Sultan Muhammad Al Fatih. Hanya ingin sedikit berbagi... *cmiiw

Madinah 627 M
Rasulullah SAW bersabda “Konstantinopel akan jatuh ke tangan islam, pemimpin yang menaklukannya adalah sebaik-baik pemimpin, pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan” (HR. Ahmad bin Hanbal Al Musnad 4/335). Bagaimana tidak para sahabat ingin menjadi pemimpin yang telah disebutkan Rasululah tersebut, wong ia adalah sebaik-baik pemimpin, dan pasukannya pun adalah sebaik-baik pasukan, Subhanallah...
Edirne (Perbatasan Turki-Bulgaria), 29 maret 1432 M
Telah terjadi peristiwa-peristiwa yang tidak biasanya, banyak kuda yang melahirkan kembar, tanah-tanah memberikan hasil yang melimpah, dan pohon-pohon berbuah banyak. Tahun yang sama pula, komet terlihat di siang hari. Saat itu pulalah lahir seorang bayi lelaki yang mungil nan sehat. Ialah Muhammad Al Fatih (Sultan Muhammad II), anak dari seorang Sultan yang bernama Sultan Murad II, seorang pemimpin Dinasti Turki Ustmani.

Kota Konstantinopel,
Kamis 26 Rabiul Awal 857 H atau 6 April 1453 M
Sultan Muhammad II berusia 21 tahun kala itu, dan sejak dulu beliau selalu mempelajari strategi ayahnya dalam penaklukan sebuah kota, yang ayahnya sedari dulu belum mampu menaklukannya. Kota itu adalah Konstantinopel. Pada hari kamis, 6 April 1453 M, beliau dan pasukannya baru tiba di kota Konstantinopel. Selama satu bulan lebih mereka berusaha membobol benteng Bizantium, namun tak kunjung runtuh. Hingga tepat jam 1 pagi hari Selasa 20 Jumadil Awal 857 H atau 29 Mei 1453 M,  para mujahidin diperintahkan supaya meninggikan suara takbir kalimat tauhid sambil menyerang kota. Tentara Ustmaniyyah akhirnya berhasil menembus kota Konstantinopel. Saat perang utama digencarkan, perang itu mirip dengan film The Lord of The Ring, salah ding maksudnya The LOTR yang mengikuti perang zaman baheula (atau mungkin perang zaman dahulu memang seperti itu kali ya?). Saat Frodo Baggins, Gandalf, Legolas, Aragorn, Gibli dan hobbit lainnya berada di benteng menyerang pasukan Orch (setengah manusia setengah iblis), latar dan kondisinya sama persis, ngeri. Sedangkan dalam film Fatih ini, pasukan musuh berada di dalam dinding Bizantium yang sangat tinggi, dan pasukan Fatih berada di luar kota konstantinopel. Dengan panah yang beribu-ribu, dengan meriam yang beribu-ribu ton beratnya, dan dengan alat perang lainnya. Pos-pos yang dipimpin pasukannya masing-masing dengan siaga melancarkan serangannya untuk terus menghancurkan dinding Bizantium. Beda lainnya antara perang di The LOTR dan Sultan Muhammad al Fatih adalah, kalau LOTR memperjuangkan sebuah cincin yang harus dihancurkan di sebuah peraduan api panas menyala agar tidak ada lagi kejahatan yang menguasai penduduk negeri. Sedangkan Sultan Muhammad Al Fatih memperjuangkan agama Allah... Sehingga islam jaya, berpendar-pendar cahayanya selama 500 tahun di bumi eropa sejak abad ke-15, merinding...

Coba baca deh tentang biografi beliau, keren, sungguh keren :). Di usianya yang  terbilang masih muda, umur 21 tahun, namun beliau sudah bisa menaklukan konstantinopel, negara Turki saat ini namanya. Ya Allah… sedih, jadi nangis nonton film Fetih, mereka memperjuangkan islam, tumpah darah meruah di medan perang, merinding bulu kuduk ini rasanya. Apalagi saat Fetih berpidato pas detik-detik mendekati serangan utama menghancurkan dinding Bizantium  dengan semangat menggebu mengajak pasukannya untuk berperang, perang menjemput syahid, kematian yang tidak akan sia-sia
dan selalu diingatkan akan pesan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam terkait pentingnya Konstantinopel bagi kejayaan Islam. Dan merinding juga saat Hassan menancapkan bendera Daulah Utsmaniyyah di tempat teratas benteng Bizantium. Dengan 6 panah yang telah menancap di tubuh bagian dadanya, dengan nafas tersengal, dengan langkah tertatih, beliau akhirnya bisa meletakkan bendera Daulah Utsmaniyyah itu, dan kaum muslim menang dalam peperangan, itu artinya Sultan Muhammad Al Fatih dengan strateginya memimpin pasukan dan atas izin Allah bisa menguasai konstantinopel. Allahu Akbar !! Allahu Akbar !! Allahu Akbar !! Dan sungguh dengan menonton film ini membawa berita bahagia bagi saya, alhasil kembali bersemangat menamatkan shirah Nabawiyah yang jumlah halamannya 766, oh My God, dan ini baru 1/4 halaman, baru nyampe sejarah Rasulullah pertama kalinya menerima wahyu *feeling excited* :)

Pemuda gagah nan sholeh, Sang Penakluk Konstantinopel :), dan yang saya baca dari berbagai referensi, ada  dua hal yang tidak pernah beliau tinggalkan barang satu sunah saja semenjak memasuki usia baligh, yaitu sholat rawatib dan sholat tahajud, Subhanallah :)

Februari 07, 2014 0 Comments
-People cry, not because they're weak, but they've been strong for too long-

Really?haha. I just wanna say "Stay Strong and be Patient". There is a rainbow after storm. Fainnama'al 'usri yusroo, innama'al 'usri yusroo :). Yeah... stay strong and be patient.. that's enough for me ^^




*Nostalgia... (Putih Biru)

Februari 07, 2014 0 Comments
You
By: Ten 2 Five

You did it again
You did hurt my heart
I don't know how many times

Oh you... I don't know what to say
You've made me so desperately in love
And now you let me down

You said you'd never lie again
You said this time would be so right
But then I found you were lying there by her side

Ooh you... You turn my whole life so blue
Drowning me so deep, I just can reach myself again
Ooh you... Successfully tore my heart
 Now it's only pieces
Oh nothing left but pieces of you
Oohh oh baby

Ooh you frustrated me with this love
I've been trying to understand
You know I'm trying I'm trying

Oh you... I don't know what to say
You've made me so desperately in love
And now you let me down

You said you'd never lie again
You said this time would be so right
But then I found you were lying there by her side

Ooh you... You turn my whole life so blue
Drowning me so deep, I just can reach myself again
Ooh you... Successfully tore my heart
Now it's only pieces
Oh nothing left but pieces of you

You turn my whole life so blue
Drowning me so deep, I just can reach myself again
Ooh you... Successfully tore my heart
Now it's only pieces
Oh nothing left but pieces of you 

Ini lagu sebagai back song film bioskop "Me vs Higheels", launching di bioskop seluruh Indonesia bulan desember kalau tidak salah, saat saya kelas 2 SMP. Film pertama yang saya tonton di bioskop *katro banget ya kelas 2 baru nonton di bioskop haha, tapi biasa aja ah ga ngatro-ngatro banget :p. Lagi jaman bandel-bandelnya, main mulu, keluar mulu sama temen-temen, dengerin radioooo mulu, sambil belajar sambil dengerin lagu-lagu, juga sambil kirim-kirim salam untuk teman-teman di sebuah stasiun radio andalan,  *masa rentan sekali, usia-usia lembab memasuki dunia remaja. Dan saat ini saya ingin bernostalgia di masa putih biru itu, kangen masa-masa remaja :). Jadilah mendengarkan salah satu stasiun radio andalan, daaaaan tak diduga, di jam yang sama, penyiar menyatakan "Time is jadul", saya bersemangat mendengarkannya :D. Terdengarlah sebuah lirik lagu jadul milik Nadila feat Fathur,

.....Akan ku lakukan semua untukmu
Akan kuberikan seluruh cintaku
Janganlah engkau berubah
Dalam menyayangi dan memahamiku.....

Seriusan, ini lagu bikin kangen pisan suasana sekolah SMP...kangen dipanggil auliaaaaa, sungguh kangen dipanggil aulia, kangen osisnya, kangen breakdance  nya, *maklumlah, dulu modern dance dan breakdance itu lagi abis-abisan digandrungi anak remaja, saya mah hanya penonton :D. Kangen temen-temennya, kangen guru-gurunya, kangen ibu kantinya, bu mali, mba er, pa jey... Oh My God… bagaimana kabar kalian ber-5 para breakers? bagaimana kabar kalian anak-anak 2A?anak-anak pramuka?sudah pada lost kontak. Bahkan dalam media sosial  facebook pun sekarang hanya beberapa yang aktif. Salam rindu dari saya untuk kalian kawan..semoga kalian dalam keadaan sehat wal'afiat dan dilindungi Allah :). Lucu kalau mengingat-ingatnya lagi, sungguh lugu dan polos. Bisa melihat tindak tanduk remaja saat itu dan membandingkannya dengan yang sekarang. Oh dear....benar apa yang sering diucapkan, "Tingkah polah remaja akan sesuai dengan jamannya." Rasanya berbeda antara jaman saya dahulu dengan sekarang, semakin menjadi-jadi. Bagaimana jamannya nanti anak-anak saya kelak? Benar yang dikatakan, kalau tidak dibentengi atau dibekali ilmu agama sejak dini itu ke depannya akan repot. Tapi walau bagaimanapun, saya menikmati masa remaja itu, karna masa bermain kala itu adalah masa-masa indah dengan teman-teman sepermainan :). Masih banyak momen berkesan selama 3 tahun masa SMP, salah dua lainnya adalah baso ikan yang di tusuk pake biting (you know biting?:D), baso ikan itu dijual dengan harga Rp 500,00/buah, yang namanya makanan itu favorit banget sebelum pengayaan siang, seringnya memang makan itu, dan juga martabak mininya :D.

Aaaaa... kalaulah ada lorong waktu miliknya ana dan pedro (eh atau ana dan santiago ya?dalam film amigos gatau violet, ya pokoke semacam kui lah), pastilah saya akan kembali ke masa remaja itu sejenak hanya untuk melihat suasana belajar kala itu di ruang I E gedung lantai 1, kangen belajar kelompoknya, kangen belajar barengnya, kangen bersaing dengan dirimu Adnan untuk memperebutkan ranking 1, haha saya belajar dengan keras kala itu, dan alhamdulillah Allah mengabulkan karna melihat usaha hambaNya yang begitu gigih mengalahkanmu *haha tersenyum kemenangan ;). Dan saat jam istirahat dengan merasakan angin sepoi-sepoi di depan kelas, kita ber-5 bernyanyi akustik dengan hanya bermodal 1 gitar dan pita suara dengan karakter suara masing-masing, kemudian kita menyanyikan lagu I Will Fly miliknya Ten 2 Five lagi, dan asal teman-teman tau saja, itu adalah lagu inggris pertama yang saya hafal dengan cepat dan sempurna *tentunya selain lagu happy birthday dong yaa :p. Iyaaa, kita akustikan dan kita benar-benar menikmati dan menghayati lagu itu kawan. Hehe, gini nih kalau udah lagi kangen sama seseorang, atau kangen suasana atau lagi kangen sama apapun itu, alaynya mulai keluar, haha :D. Sebenarnya ingin menulis aktivitas-aktivitas yang bermanfaat di masa-masa remaja yang lebih baik, pastinya lebih baik dari masa-masa saya dahulu, tapi lagi-lagi keinginan menulis hal ini lebih besar ketimbang lain-lainnya, jadi saya tuangkan dulu sepotong episode 10 tahun yag lalu. Tuh kan bahkan memori 10 tahun yang lalu saja masih ingat, apalagi yang baru kemarin-kemarin :). Terlalu panjang kalau diceritakan semuanya di sini, ambil saja hikmah baiknya dari sepotong cerita ini (semoga masih ada pesan yang baik :)), yang gak baik tinggalkan dan buang ke laut aje :D


 
Masa remaja itu menurut saya seperti gula, belimbing wuluh, jamu, garam, jeruk nipis, kelengkeng, brownies dan coklat. *Argumen yang masih dalam lingkup mata hati saya :)

*good night, slamat rehat untuk semuanya, untuk semuanya yang pernah kenal dengan saya, semoga Allah memuliakan istirahat kalian, dan Allah menyempurnakan agama kalian dengan segera *naha atulah do'a nya jadi ga nyambung, haha. Have a nice dream (salam jum'at ceriaaaaaa, sudah masuk  dini hari di hari jum'at ternyata, gak kerasa). Sekarang pukul 00.59, itu artinya  1 menit lagi tepat pukul 01.00 *iyalah semua juga tahu :D. Baiklah, saya harus istirahat dengan segera, begitupun dengan kalian, once again...have a nice dream for you're all my friends :), have a nice day in jum'at barakah, *salam kedip ;)

Rabu, 29 Januari 2014

Januari 29, 2014 0 Comments
15.55 WIB

Hujan membasahi kota tua itu, kota sejuta kenangan, sekaligus kota impian di dalam relung hatinya yang paling dalam. Di bawah rinainya air hujan, tepat di bawah jendela sebuah cafe elegan, didesain dengan interior elegan minimalis, dengan perpaduan warna perak, hitam dan putih. Ia termenung dalam diam memandang jalanan besar di depan cafe. Memori tentangnya seolah menyeruak ingin keluar ketika berada di dalamnya. Sebuah cafe dimana kisah itu dimulai. Dalam diamnya ia mempertanyakan, mengapa ia dipertemukan dengannya?

*just a story...

Senin, 27 Januari 2014

Ada kalanya

Januari 27, 2014 0 Comments
A: "'Minta dicarikan jodoh dan disegerakan?Kamu yakin?Wah...barakallah, kamu keren say :D"
B: "Nggak ya ampuuuun, dicarikan kelompok dan disegerakan liqo maksudnya. Tapi itu juga ngarep sih, sayangnya belum dibolehkan orangtua dulu :)"
A: "Kirain, tak doain aja semoga lancar rezkinya, termasuk soal jodoh yaa :)"
B: "Aamiin ya robbal'alamiin :)"

Perbincangan malam dari dua tempat yang terpisah jarak antara ujung utara dan selatan. Entah mengapa jadi ingin menuliskan sesuatu. Baiklah... kisah kasih hidup seseorang itu tidak ada yang tahu. Apakah dengan si A, si B, si C atau yang lainnya. Tapi yakinlah... Allah pasti akan memberikan amanah untuk membangun cinta dalam bahtera rumah tangga itu pada 2 insan yang memang benar-benar sudah siap lahir batin. Jika memang sudah waktunya menikah pada tahun, bulan dan hari itu, pasti Allah akan menggerakkan hati al akh itu untuk melamar pujaan hatinya. Dan Allah pun pasti akan menggerakkan hati sang pujaan hati untuk segera menerima lamaran itu dan Allah pasti akan memantapkan hati sepasang insan itu untuk melangsungkan akad. Dan juga pasti Allah akan mempermudah semua prosesnya. Jika memang belum waktunya, yasudah jangan dipaksakan. Walaupun dalam hati kita berkata "Iya, saya siap", tapi nyatanya Allah lebih tahu kesiapan kita, bisa jadi ada satu atau dua hal (yang tidak kita ketahui) ternyata kita belum siap menjalankannya. My dear... Allah itu sayang kita, sungguh sayang dengan kita. Jadi jangan pernah memaksakan kehendak harus menikah dengan si A, si B, si C di tahun ini atau tahun depan atau bla bla bla. Ada kalanya di saat berada dalam ketaqwaan, musibah datang dalam bentuk rupa al akh misalnya, godaan terus menghinggapi, itu tandanya Allah sedang memberikan ujian apakah kita istiqomah ataukah tidak. Ada kalanya juga di saat berada dalam kelalaian, musibah datang dalam bentuk rupa al akh juga, bisa jadi itu salah satu peringatan dari Allah agar kita berfikir dan akhirnya tersadar bahwa perbuatan itu hanya merugikan kita. Sekali lagi, Allah itu memberikan kasih sayangnya pada kita dengan nilai 1:0 = tak hingga :). Bersabarlah dengan terus memperbaiki diri dan terus berdo'a minta diistiqomahkan dan diberi yang terbaik oleh Allah :).

Ada kalanya Allah mempertemukan kita dengan orang  yang tidak  tepat dulu, baru kemudian dipertemukan dengan orang yang tepat. Ada kalanya sesuatu yang baik menurut kita, ternyata buruk bagi Allah, begitu pun sebaliknya, terkadang sesuatu yang buruk menurut kita, ternyata baik bagi Allah. Ada kalanya Allah juga memberikan ujian dalam bentuk musibah, dan ada kalanya dalam bentuk harta yang melimpah. Ada kalanya ending sebuah kisah kasih hidup itu indah, dan ada kalanya juga biasa saja. Ada kalanya keinginan kita tidak sesuai dengan apa yang diharapakan. Ada kalanya mimpi itu harus dicapai dengan kerja keras dan ada kalanya juga hanya dicapai dengan usaha yang biasa-biasa saja, takdir kadang yang menentukan. Ada kalanya kita berada di atas, dan ada kalanya berada di bawah. Ada kalanya juga kita mengalami fluktuasai keimanan, dan itu tidak bisa dihindari. Ada kalanya seperti itu... tapi yang mutlak harus kita lakukan adalah mengambil pelajaran dari setiap episode kehidupan agar kita bisa lebih bijak dalam melangkah ke masa depan.

Sabtu, 25 Januari 2014

Gempa dan Jilbab

Januari 25, 2014 0 Comments
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un..
Telah terjadi gempa pada hari Sabtu, 25 Januari 2014 pukul 12.14 WIB dengan kekuatan 6.5 SR48 Km 8.48 LS 109.17 BT Pusat gempa berada di Laut 119 Km Tenggara Cilacap. Yang terkena dampak gempa Cilacap, Yogyakarta, Purbalingga, Tasikmalaya, Bantul, Pangandaran, Klaten, Magelang, Solo, Demak, Garut, Purwokerto, Pemalang, Cirebon, Semarang (Sumber BMKG).

*Ceritanya lagi asik menulis, tiba-tiba dipan bergoyang-goyang cukup kencang dan tubuh terasa ke kanan dan ke kiri. Kaget dan akhirnya ke kamar sebelah membangunkan nazwa yang sedang tidur pulas sepulang sekolah. Kemudian bergegas ke arah pintu luar, dan lucunya lagi pas baru nyampe teras, teringat sesuatu... Ya Allah jilbaaaaaaaab, jilbab aku mana? jilbab aku mana? panik dan akhirnya balik badan  masuk rumah lagi dengan kilat, riweuh nyari jilbab yang sebelumnya dipakai (lupa nyimpennya dimana) dan dengan sangat terburu-buru memakainya (masih dalam kondisi berguncang), kemudian langsung keluar lagi dengan perasaan panik gak karuan. Shock dan belum berani masuk rumah lagi selama hampir 10 menitan. Hanya berdua dengan nazwa dan itu membuat nazwa menjadi ketakutan. Peristiwa siang tadi mengingatkan akan kematian yang tidak ada seorang pun bisa mengelak, sekalipun mencoba meminta mengulur waktu barang satu-dua detik, faghfirli Allah... :'(

"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk. (QS. Al Anbiyaa 21:31)." Allah goncang lagi bumi kita sebagai pengingat untuk terus bersyukur dan memohon ampunan padaNya. Allah yang memiliki langit dan bumi dan berkuasa atasnya. Allah Pemilik Arsy ini..

Jumat, 24 Januari 2014

Edisi Rindu...

Januari 24, 2014 0 Comments
Pagi yang mendung... setelah hampir seminggu berdiam diri di rumah, ternyata sama mendungnya. Tetap nikmat sekali Allah akhir-akhir ini... semoga benar-benar menjadi penggugur dosa-dosa yang telah saya lakukan dahulu. Dan pagi ini, sembari mendengar rintik gerimis yang turun membasahi bumi, juga lagu-lagu izzatul islam yang penuh dengan gemuruh semangat berjihad. Jadi teringat jaman masih menjadi mahasiswa. Rindu, rindu aktivitas di bumi jihad purwokerto...rindu ikhwah, sangat rindu Ya Allah... rindu bercanda dengan mereka, rindu syuro dengan mereka, rindu melakukan aktivitas bersama mereka. Sedang apa kalian di sana? Sampaikan salam saya untuk mereka, salam rindu dari hati terdalam ini Ya Allah. Semoga Engkau semakin menguatkan langkah-langkah mereka untuk menegakkan syariah islam di kampus hijau tercinta, semoga Engkau senantiasa mengistiqomahkan niat baik mereka, dan sangat berharap Engkau memberi kesabaran yang lebih pada mereka, memberikan pundak yang lebih kuat menjalankan amanah untuk mereka Ya Allah... merinding rasanya kalau ingat gemuruh takbir di auditorium kala itu, selalu merinding dibuatnya. Kuatkanlah mereka yang sedang berjuang menegakkan syariatMu Ya Allah, kuatkanlah pundak mereka. Untuk saudara seperjuangan, untuk adik-adik tercinta, dan untuk kakak-kakak yang telah dengan setia membimbing saya, untuk kalian yang senantiasa berbagi dalam setiap suka dan duka, uhibbukumfillah ikhwah, uhibbukumfillah. Ingin berjumpaaaaa, ingin memeluk kalian, ingin memeluk kalian dengan sangat erat. Purwokerto telah memberikan hadiah luar biasa untuk saya. Allah... syukurku padaMu yang telah mempertemukan dan mengenalkan orang-orang bervisi besar seperti mereka, trimakasih Allah.


*teringat visi besar itu "Menuju Kampus Islami 2015" dan teringat rumah itu, rumah kedua yang telah mengajarkan saya berbagai macam hal.. rumah yang selalu dirindukan, rumah yang selalu memberikan kehangatan, rumah yang selalu memberikan nuansa berbeda, tenang, tentram dan menyejukkan... akh...ukh...ane rindu antum antunna... sungguh sangat rindu, hanya do'a robithoh yang bisa mengikat hati-hati kita, hanya bisa melafalkan do'a robithoh untuk kalian :'( :'(